::…Menjadi Bijak, Terbuka, dan Taqwa dengan Memahami dan Membaca…::

Tuhan telah menciptakan

Kita sebagai manusia hanya menjalani apa yang ada

Semuanya mustahil untuk sama satu dengan yang lainnya

Tentu agar apa yang kita lakukan membawa hasil yang berbeda

Kegagalan merupakan penilaian

Untuk sebuah keberhasilan yang akan kita jalani kemudian

Tak perlu merisaukan yang akan terjadi

Karena sesungguhnya semuanya memang telah digariskan

Jadi ingatlah bahwa tugas kita adalah berusaha, berdoa dan menyerahkan pada-Nya

Tak penting menyesali masa yang lama

Tak perlu menangisi kepahitan yang terjadi

Dan tak seharusnya menyalahkan keadaan untuk apa yang ada sekarang

Lebih baik terus berjuang untuk masa depan

Darapada hanya mengorek luka yang lalu

Tetap menjaga keyakinan bahwa badai pasti berlalu

Ibarat roda akan selalu berputar

Maka kehidupan juga pasti akan berbeda akhirnya

Tetaplah berjalan, meski jalanan tak selalu bebas rintangan

Justru itulah sebuah keadaan

Yang akan membimbing kita

Menemukan sebuah lintasan yang seharusnya

Untuk membawa kita

Kepada sebuah makna kebahagiaan dan pentingnya hidup

Berjanjilah………………..

May 8th, 2007 at 9:47 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Kini engkau tak lagi di sisiku

Mengisi lembaran hari dengan segala cerita

Tentang bahagia, duka dan pengharapan

Seharusnya kita belajar pada kenyataan

Bahwa sebuah perjalanan pasti berakhir dengan tujuan

 

Wahai engkau maya yang tak nyata

Sebuah kisah pernah kita rajut

Walau kini saat aku terbangun

Tak ada lagi kisah itu

Hanya meninggikan sebuah kenangan

 

Meski harapan menginginkan kepastian

Hingga indah sebuah cerita

Namun air kelak akan sampai kehilir

Bertemu dengan riak laut yang bermuara

 

Engkau adalah mimpi bagiku

Yang ingin aku teruskan tapi aku harus terjaga

Karena hidup harus aku jalani

 

Untukmu mimpi….

Terimakasih telah menghiasi tidurku dengan indah

Melenakan segala kegundahan hatiku

 

Dan untukmu mimpiku

Gapailah sisi nyatamu

Karena kau ada dalam garis yang ditakdirkan

Untuk melewati kebahagianmu

 

Selamat jalan mimpiku….

Aku akan tetap mengenangmu

Sebagai sebuah pedoman

Bahwa Tuhan tak memberikan apa yang kita minta

Tapi akan memberikan apa yang kita butuhkan

 

Terima kasih mimpiku……….

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Mungkin segenap hatiku malu untuk meminta

Meski berjuta asa dalam hati ini mengharap

Mengirimkan sebanyak udara yang terhirup

 

Ya Tuhan….

Dzat yang Maha besar

Hanya di Tangan-Mu hidup ini ku serahkan

Lumpur yang melekat sungguh berat aku seka

Dengan hati yang rapuh dan hampa

 

Aku malu untuk memohon

Aku malu untuk mengiba

Tapi dimana aku harus menghamba

Jika tidak di kuasa-Mu

Hingga gersang ini mendapatkan sebuah kesejukan

 

Alhamdulillah………….

Engkau anugerahkan hidup yang berharga ini

Jangan tinggalkan aku dalam keterpurukan

Karena kelak aku akan mengahadap-Mu

 

Lalu sudikah Engkau menerimaku jika tubuh ini bernoda

Sedang kebesaranMu tanpa batas

 

Ya Illahi berkahi langkahku kedepan

agar aku mendapatkan cinta & ridhoMu

Karena tanpa itu hanya kekosongan percuma yang aku terima

Semoga penghambaanku akan menjabah keridhoanMu

 

Terimakasih ibu atas kasih sayangmu

Yang menjadikan mata air bagi hidupku

Maafkan atas semua kekhilafanku

Izinkan aku berbakti dan menghadiahkan

yang terbaik dariku atas cintamu bagiku

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Gelisah aku….

Ketika kau tak menjawab

Gundah hati ini

Saat kau tak bisa kumengerti

 

Entah harus mulai dari mana

Aku ceritakan kegalauan rasa ini

Jika senyummu tak hadir beberapa waktu

 

Aku memang tak yakin akan mimpimu

Akankah sama dengan inginku

Tapi aku telah merasa

Takkan bisa terpisah denganmu

Meski mungkin bukan untuk selamanya

 

Mengertikah…..

Kau tak pernah lekang oleh waktu

Tentu dalam hati ini

Walau aku tahu

Belum sepenuhnya aku bisa

Untuk meyakinkan kehadiranmu

 

Debaran dalam dadaku

Mengatakan bahwa aku mengkhawatirkanmu

Maaf jika kadang aku tak tahu

Bagaimana membuatmu mengerti

 

Jangan hadirkan kemarahan

Bagi aku yang belum mampu

Tapi satu janji hatiku

Akan kuberikan yang terbaik untukmu

Karena aku mencintaimu

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Liku yang cukup panjang telah terlewati

Ber-asa penuh penat dan kegelisahan

Meski dalam bimbang bergemuruh ini

Langkah kecil tetap selalu mencari

Menelusuri peri-peri yang membawa hati

 

Sejenak kulayangkan angan ke awang maya Illahi

Dalam hati yang tetap sepi dan mengombang-ambing

Mencoba melenakan kegundahan yang tercipta

Menyadari cinta yang selalu bersemi

Namun di ujung jalan, lagi-lagi harus terhenti

 

Entah apa yang sebenarnya ada

Mengapa semi itu tak nyata

Seolah bagai anai-anai belaka

Yang merobohkan sisi kayu nan tegar

Seperti sisi hati yang kosong tapi sombong

 

Tolong jangan biarkan terus mati

Biarkan mentari dan hujan berbudi

Meyakinkan pada asa yang lena ini

Untuk terus berjuang dan berarti

Meski cinta yang di cari telah lama pergi.

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Ketika waktu itu datang

Sekilas nampak temaram

Lalu jelas merepih ia kembali

Bukan untuk menyesali

Tapi lebih pada menjejaki

Dalam kelam kulihat sinarmu

Bagai…

Keagungan…tentu tak seperti pencipta alam

Aku melihatmu

Dan berkata

Mungkin engkau…

Meski terbata di dalam hati jua

 

Karena mungkin

Ku tak mampu menyapa

Keagungan itu meski aku terbang

 

Berkhayal……

Mungkin engkau

Yang esok akan singgah

Membawa……

Dan kembali………….

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

bunga.gif

Sebuah kata yang tak mungkin kuucap

Saat melihat keelokanmu

Dan entah apakah mega sanggup memejamkan

matanya meski untuk sekejap waktu

Embun…………

Aku ingin memandang kilaumu

Bersama segenap impian yang kupunya

Walau tak harus berharap

Dan tetap menjadikan semua impian

Izinkan aku senantiasa menemuimu

Meski terik mentari kerap menggoyahkan

Keyakinan di butir-butir asa putihmu

Biarkan aku menopang dan meringankan

Segala berat dan beban yang kau punya

Ketika tiba waktu siang nanti

Hingga saatnya kau kembali esok pagi

Untukmu embun

Hanya sebuah kata yang ingin kuucap

Karena mungkin tak banyak yang bisa ku beri

Dan lantunku ini mengiring doa pada Illahi

Agar tetap tegar hadirmu di setiap pagi

Terimakasih embun

Atas kesejukan yang kau beri

Semoga kehadiranku tetap menjagamu sampai kelak

Saat tak mampu lagi kita menolak

Untuk kembali di sisi kebesaran-Nya

Bersama segenap raga dan asa yang pernah kita punya

May 8th, 2007 at 9:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Ketika raga ini letih

Nafas tak lagi teratur

Dan…peluh tak lagi terkira

Ku lihat bayang mu ada

 

Rasa ini kembali

Entah hanya menyapa atau bermahkota

Namun kurasa sebuah asa

Mencoba menghadirkan keteduhan

 

Aku ingin merengkuhmu pada bahagiaku

Meski tak seperti terlukiskan

Walau kabut dan mendung tak bersahabat

 

Lalu aku Tanya hatiku

Masih mampukah aku kembali

Jika tak ada lagi arah

Karena gelap menghapus segalanya

Yang lama kucoba untuk bangun

 

Aku takut….

Aku lemah…..

Aku tak berdaya…

Pada segala rasa yang hadir saat ini

Terlau perih luka yang membekas

 

Tapi…

Hati ini hanya cermin

Yang tak pernah sanggup mengelabui

Dengan bayang yang lain

Meski ingin berkata tidak

 

Entahlah….

Masihkah aku sanggup

Merenda harapan-harapan seperti dulu

Saat luka ini masih bisa disembuhkan

PEDIH…………………………….

May 8th, 2007 at 9:43 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Kini aku tahu

Bahwa manusia tak pernah lena

Dari kesalahan meski ia tak berkata

 

Kejadian yang tak seharusnya

Mungkin dapat terjadi

Walaupun tak diingini

 

Tuhan…..

Aku tak bermaksud

Melukai hati sesama ku

Karena sesungguhnya akupun tak menginginkan

Hal yang sama terjadi pada diriku

 

Aku berdosa….

Atas ucap yang tak aku kirakan

Dan itu sungguh menyakitkan bagiku

Bahwa kenyataannya ia terluka karenaku

Tuhan……

Moga hatinya terbuka

Untuk memaafkan kesalahan yang tak aku kira

Aku bingung hendak berbuat apa

Maaf …………………..

 

Dedicated to my friend.,….

Maaf aku tak sengaja melukai hatimu karena perkataanku

Tapi sejujurnya aku tak bermaksud melakukannya

Semoga engkau memaafkan aku.

May 8th, 2007 at 9:35 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Mungkin kita lupa

Bahwa yang terjadi adalah karunia

Entah itu baik atau buruk

 

Yakinlah bahwa kita kerap lupa

Untuk selalu menelaah

Segala makna dalam kehidupan

 

Tuhan telah menciptakan harapan

Dari setiap kegagalan yang terjadi

Bukan sebuah alasan untuk melupakan

Tetapi sebuah cahaya tiada terkira bagi perjalanan

 

Begitu banyak anugerah yang kita terima

Tetapi terkadang cela yang kita tunjukkan

 

Lalu apalah arti ruh, hati dan cipta yang kita punya

Tentu sebuah alasan agar kita senantiasa membaca

Kias-kias yang mungkin tak nyata

Namun merupakan keagungan sang pencipta yang Esa

 

Sekarang sebuah makna bisa kita cerna

Meski dengan pengorbanan yang menyakitkan

Tapi yakinlah…..

Ada sebuah kebesaran di dalamnya

Jadi tetaplah berjalan meski tertatih

Karena hanya dengan sebuah iman dan perjuangan

Tuhan akan menerima kita

May 8th, 2007 at 9:30 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink